Rabu, 28 Januari 2015

Daftar Lagu HALO



Annyeong~ Saya kembali lagi dengan membawakan daftar lagu boyband baru setengah tahun debut nih. Seperti biasa, keinginan untuk menuliskan daftar lagu mereka ini diawali dengan ketertarikan akan lagu mereka (+ wajahnya juga sih). Pertama kali tahu mengenai HALO ini saat saya iseng-iseng nonton full Hallyu Dream Concert 2014. Mereka tampil di menit ke 15:13. Ya bisa dibilang jatuh cinta pada pendengaran(?) pertama lah ya ama lagu debut mereka saat itu. Trus kalau diperhatikan juga dance mereka simple tapi berkesan gitu (setidaknya buat saya sih). Dilihat sekilas, di grup ini terdapat wajah-wajah Jinyoung (B1A4), Sungjong (Infinite), serta V (BTS). Itu terlihat di member yang mana? Ya silahkan perhatikan sendiri lah ya. And for your information, kesemuanya itu adalah bias saya. Haha (ga penting)

Setelah melihat penampilan mereka disana, saya kemudian menjadi tertarik untuk mengunduh lagu mereka. Saat itu baru sampai disana dikarenakan saya tak mau mempertaruhkan jiwa ini untuk boyband yang lain lagi. Segini aja udah capek hati. Itu yang terpikirkan saat itu. Tapi kemudian, selang beberapa waktu, eh jadi makin kesemsem ama Fever dan inginkan lebih. Saya pun mulai kepo mengenai mereka. Download semua lagu mereka, lihat semua video yang ada merekanya, kepo akun sosmed mereka (dalam hal ini twitter dan instagram) dan lain sebagainya. Dijamin ga nyesel lah udah kepo banyak-banyak. Lagu mereka bagus-bagus dan easy listening + bikin ketagihan. Haha

Okelah, tanpa banyak bacot, yuk pertama-tama kita lihat profil mereka dulu. ^^

 Group name: HALO (헤일로)
Name meaning: Hexagon of Absolute Light and Organization
Label: AYIN Holdings (formerly known as C.Two Entertainment)
Debut date: June 7, 2014
Fan Club: HaVe (Halo Love)

MEMBER PROFILE


Stage Name: Dino (디노)
Real name: Jo Sungho
Birthday: Dec 25, 1991
Position: Vocal
Nationality: Korean
Height: 176cm
Blood Type: O


Stage Name: In Haeng (인행)
Real name: Lee In Haeng
Birthday: Feb 21, 1992
Position: Rap
Nationality: Korean
Height: 186cm
Blood Type: O


Stage Name: Ooon (오운)
Real name: Jung Young Hoon
Birthday: Jan 15, 1993
Position: Vocal, Leader
Nationality: Korean
Height: 180cm
Blood Type: B


Stage Name: Jae Yong (재용)
Real name: Kim Jae Yong
Birthday: Feb 13, 1994
Position: Vocal
Nationality: Korean
Height: 185cm
Blood Type: O


Stage Name: Hee Cheon (희천)
Real name: Kim Hee Cheon
Birthday: Sept 02, 1994
Position: Vocal
Nationality: Korean
Height: 186cm
Blood Type: B
Former member of group Twi-light


Stage Name: Yoon Dong (윤동)
Real name: Kim Yoon Dong
Birthday: Feb 20, 1995
Position: Rap, Maknae
Nationality: Korean
Height: 176cm
Blood Type: A
Nah, itu dia profil mereka. Seperti biasa, yang merah-merah itu hak milik saya. #digampar
Lanjut ke daftar lagu mereka aja yuk. 

1ST SINGLE ALBUM ’38℃’



Track List:
01. 들리니 (Can You Hear Me)
02. 체온이 뜨거워 (FEVER)
03. 이쁜게 죄야 (Being Pretty Is A Crime)
04. Go Away

HALO – 2nd Single Album ‘Hello HALO’ 


Track List:
01. Hello HALO
02. 어서 이리온 Now (Come On Now)
03. 캘리포니아 (California)
04. 3분만 놀자! (3 Minutes and Play!)

Track List:
01. Surprise

Okay~ Segitu dulu perjumpaan kali ini. Jangan lupa di download + didengerin tiap hari ya. Itu udah langsung saya sertakan link download + link MV mereka. Selamat ber-fangirling~~~~ 

Credit: kn2blog, 1theK (youtube), phubahien (youtube), KpopInfo114, Daily Kpop News

Senin, 05 Januari 2015

Sebuah Kisah

Kisah ini bermula di saat tokoh utamanya berada pada masa yang katanya masa pencarian jati diri. Masa dimana manusia ingin mencoba hal-hal yang baru demi menemukan jati diri yang sebenarnya. Masa dimana sang tokoh utama juga mencoba melakukan hal itu. Mencoba mencari 'dirinya' di dunia yang baru ia ketahui ada. Di saat ia haus akan afeksi dan inginkan intimasi. Dan ternyata, ia menemukan hal itu.

Awal perkenalan sang tokoh utama ini dengan seseorang yang akan disebut Shin ini bisa disebut langka, siapa menduga dari hal itu malahan akan membawa mereka menuju suatu keadaan yang mungkin saja mereka inginkan saat itu. Ya, saat itu saja. Setidaknya untuk Shin. Mereka mulai saling bercerita, dari hal yang umum sampai hal yang lebih privasi. Entahlah apa yang membuat pembicaraan mereka berjalan dengan sangat baik. Sangat baik sampai sang tokoh utama mulai terbawa akan suasana. 

Tidak pernah terpikirkan sebelumnya 'pertemuan' langka itu menjadi awal dari kedekatan mereka. Hanya menunggu waktu sampai mereka mulai terbiasa dan merasa nyaman. Ya, hanya lewat cerita tanpa tatap muka. Hanya lewat dunia maya, yang menurut sang tokoh utama terasa sangat nyata dan begitulah waktu berjalan. 

Seiring bertambahnya rasa nyaman bercerita, semuanya berlanjut kepada suatu pengakuan. Pengakuan yang saling berbalas. Maka berlanjutlah cerita ini sampai setahun lebih lamanya. Sekali lagi, hanya lewat cerita tanpa tatap muka. Mungkin sesekali lewat suara, selebihnya? Berupa tulisan yang hanya bisa dibaca. Tapi oleh sang tokoh utama diabadikan. Ia merasa ada waktunya ia akan kembali membaca semua tulisan dalam bentuk pesan itu. Sampai tiba saatnya ia mendapatkan tulisan dalam bentuk surat. Betapa senangnya sang tokoh utama saat itu. Atau bahkan mungkin sampai saat ini.

Banyak hal yang terjadi seiring berjalannya waktu. Rasa senang sekarang ditemani oleh rasa sakit. Rasa sakit yang mungkin memang disebabkan oleh sang tokoh utama itu sendiri. Rasa sakit yang disebabkan oleh perasaan yang mungkin tak seharusnya dimiliki oleh sang tokoh utama. Rasa sakit yang disebabkan oleh keputusan yang mungkin tak seharusnya dipilih oleh sang tokoh utama. Tapi bodohnya ia tak menyesali hal itu. Mungkin awalnya ia memang mengutuk-ngutuk Shin atas semua yang terjadi. Akan tetapi setelah ia berpikir kembali, itu bukanlah salah Shin, itu adalah salah dirinya sendiri. Dia yang tak mau menerima kenyataan yang jelas-jelas sudah diperlihatkan kepadanya. Dia yang bersitegas untuk tetap mempertahankan. Bukan bagaimana hal itu bisa bermula yang disesalkan oleh sang tokoh utama, melainkan bagaimana hal itu bisa berakhir. Berakhir dengan meninggalkan berbagai kebodohan dan keegoisannya. 


Saat ini bagaimana keadaan sang tokoh utama dan Shin? Mereka baik-baik saja. Hanya saja sekarang tak lagi saling bercerita. Tentunya semua telah berubah. Hari-hari yang dijalani sang tokoh utama mengalami perubahan yang cukup besar. Berikut dengan pemikirannya akan hubungan dan kapan seharusnya hal itu boleh dimulai. Mungkin ia dan Shin memang hanya bercerita tanpa tatap muka. Tapi mungkin itu tetaplah salah. Mungkin karena itulah hal itu berakhir. Tapi (lagi), kenapa sang tokoh utama merindukan saat-saat itu kembali? Hahahaha mungkin ia sudah lelah dengan semua ini. Bye. 

Jatinangor, 19 Desember 2014

Sabtu, 03 Januari 2015

Semuanya Berubah, dari Penggunaan Blog Hingga Penggunanya Sendiri

Tak disangka aku memang sudah jarang sekali menulis di blog belakangan ini. Jangankan menulis, membukanya saja tidak lagi. Ya, sejak aku bertemu dengan tumblr. Entah kenapa sekarang aku menjadi sangat menyukai menulis disana. Setidaknya dengan itu tulisanku benar-benar akan dibaca oleh orang lain. Tak hanya melulu aku saja yang lagi dan lagi membaca tulisanku sendiri. Aku ingin di dengar, melalui tulisanku.

Mungkin memang isi tulisanku terkadang dan memang kebanyakan hanya ungkapan apa yang aku pikirkan dan rasakan, tapi aku tetap ingin di dengar. Ah, dibaca. Hmm... Sekarang, saat aku kembali menulis di blog ini, aku tak begitu yakin apakah akan ada orang yang membacanya atau tidak. Tapi sudahlah, aku hanya mencoba mengerjakan list-list kegiatan yang akan aku lakukan di liburan ini dan salah satunya adalah kembali menulis di blog.

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Daftar entri yang aku tulis di 2014 hanya satu dan itupun baru-baru ini aku tulis. Sekarang sudah memasuki Januari baru di tahun penanggalan matahari. Entahlah apa yang akan terjadi pada blog ini selanjutnya, tapi aku akan berusaha kembali menghidupkan blog ini. Agar dapat dibaca banyak orang, mungkin aku sesekali akan share di medsosku yang lain. Atau mungkin akan aku hubungkan dengan tumblr-ku juga. Kalau bisa. 

Ada banyak hal yang terjadi di tahun penanggalan matahari yang baru lewat 3 hari yang lalu. Diawali dengan dimulainya semester keduaku belajar jauh dari orang tua sampai pada kepulanganku lepas semester ketigaku berkuliah di universitas impianku sejak kelas 1 SMA. Ya, tak terasa memang sudah selama itu. 365 hari sudah berlalu. 

Mungkin memang benar ucap beberapa orang bahwa untuk memulai hal yang baru tak perlu tunggu bergantinya penulisan tahun pada penanggalan. Tapi memulai hal yang baru bisa kapan saja. Tentu saja berarti bisa juga dimulai dengan pertukaran tahun ini. Tak masalah menurutku. Toh niat kita adalah perubahan. Bukan merayakan tahun baru dengan adanya perubahan. Hanya ingin berubah saja dan kebetulan baru terpikir saat pergantian tahun ini.

Tahun ini aku ingin berubah. Aku sangat ingin menjadi orang yang aktif, yang tak hanya diam dan menuliskan apa yang ada di pikirannya. Aku akan mencoba untuk mengutarakannya lewat kata-kata. Aku ingin mencoba memberitahukan pendapatku kepada orang lain melalui kata-kata langsung. Aku akan mencoba mengutarakannya secara lisan. Minimal aku akan mencoba setidaknya dalam seminggu orang-orang di kelasku akan mendengarkan suaraku saat perkuliahan. Bukan untuk berisik, tapi berisi. Berisi kata-kata yang berarti, bertanya kepada dosen atas ketidakpahamanku misalnya. Atau menjawab pertanyaan secara sukarela. 

Aku juga ingin lebih produktif tahun ini, semester depan. Tak hanya akan bermalas-malasan sepulang kuliah di kosan. Aku seringkali merasa terpukau akan artis Korea idolaku karena mereka selalu berusaha keras dan berlatih demi mencapai tujuan mereka. Tapi hanya sejauh itu. Aku seharusnya juga melakukan hal seperti mereka, bekerja keras. Idola ada bukan hanya untuk dilihat, tapi untuk diteladani sisi positif mereka. Setidaknya aku tak hanya akan mendapatkan penghiburan dengan melihat mereka, tapi juga ikut termotivasi untuk menjadi sukses seperti mereka. Ya, itulah yang benar.

Aku juga akan memperdalam pemahaman bahasa asingku, termasuk Bahasa Inggris tentunya. "Kalau kau memahami bahasa suatu kaum, maka kau akan terhindar dari tipu daya mereka." Itu adalah salah satu kalimat yang diucapkan oleh seorang Ustadz yang kudengar malam tadi. Benar. Kau ingin keluar negeri, mengunjungi negara orang, kalau tak bisa menguasai bahasa mereka, apa yang akan terjadi? Ditipu. Tak kan bertahan lama. 

Banyak hal lain yang ingin aku ubah dari diriku. Bukan karena aku tak nyaman dengan diriku yang sekarang, bukan karena aku tak menyayangi diriku. Tapi justru karena aku sayang dengan diriku maka aku ingin berubah. Berubah menuju yang lebih baik. Agar tak hanya aku yang menyayangi diriku, tetapi juga orang-orang akan melakukan hal yang sama. Aku juga berusaha memantaskan diriku dengan orang-orang hebat yang ada di sekitarku. Dan ya mungkin ada banyak alasan lain dibaliknya. Akan kusimpan untuk diriku sendiri dulu saat ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...